Dalam dunia kepenulisan, power words adalah senjata penulis, terutama bagi copywriter.
Power words ini benar-benar punya “kekuatan” karena dapat mendorong orang-orang untuk melakukan suatu hal yang kita inginkan.
Apa contoh dari power words ini?
Power words adalah diksi/kata dengan makna yang kuat, sehingga bisa memicu/menggugah emosi dari pembaca.
Jadi, jangan heran kalau power words banyak dipakai dalam copywriting (formula copywriting ada di tautan ini) atau dunia kepenulisan secara umum.
Manfaat power words secara umum adalah mencapai tujuan dari marketing atau penulisan/meningkatkan efektivitas dari pemasaran. Beberapa contoh manfaatnya:
Kanal marketing konvensional atau pun digital akan mendapatkan manfaat dari power words.
Dikutip dari Rankmath, ada tiga jenis power words. Berikut jenis dan contohnya:
Seperti namanya, seductive atau menggoda adalah power words yang dapat membuat pembaca terpengaruh untuk melakukan suatu aksi secara irasional (biasanya berpengaruh kepada emotional buyer).
Contoh seductive power words:
Emotional power words menggunakan diksi emosional. Pada dasarnya, manusia menggunakan perasaan, lalu logika dalam memutuskan sesuatu.
Contoh dari penerapan emotional power words adalah rasa penasaran (menggunakan psikologi curiosity gap).
Beberapa contoh emotional power words:
Penerapan power words ini cocok di kata-kata ucapan kado pernikahan karena butuh pemancing emosi, apalagi hari besar.
Sensory power words menggunakan kata untuk memancing indra yang dimiliki oleh manusia, yaitu pengecapan, peraba, penciuman, penglihatan, dan pendengaran. Jadi, ketika membaca power words tersebut, pembaca langsung membayangkan kata-kata tersebut sesuai dengan indra dan imajinasi mereka.
Contoh sensory power words:
Penempatan power words paling cocok pada:
Alasannya adalah karena sesuai dengan manfaat dari power words itu sendiri, misalnya meningkatkan jumlah klik hingga konversi.
Berikut beberapa contoh dari power words dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
Dari segi kosakata, power words dalam bahasa Inggris jauh lebih banyak daripada bahasa Indonesia.
Berikut beberapa contoh power words dalam bahasa Inggris
Bisa dilihat dari contoh bahwa banyak sekali power words yang merupakan kata sifat. Namun, tidak menutup kalau power words juga adalah kata kerja (verb) atau pun benda (noun).
Jawabannya bisa iya, namun bisa juga tidak.
Penggunaan power words secara berlebihan, seperti kalau isi artikel tidak sesuai dengan judul, maka power words adalah sebuah clickbait. Namun, jika power words-nya sesuai dengan isi dan tujuan, maka power words bukanlah clickbait.
Penjelasan lengkap tentang clickbait ada di tautan ini.
Cara mudah untuk menggunakan power words adalah mengetahui target pembaca. Jadi, sebelum memilih power words apa yang akan digunakan, kenali dulu persona dari audiens kita. Apa bahasa yang biasa mereka gunakan? Semakin tinggi readability-nya, semakin bagus juga efek dari power words-nya.
Contohnya, untuk audiens di niche kesehatan, maka contoh power words yang cocok adalah:
Jangan pakai power words yang tidak sesuai dengan konteks atau pun yang kemungkinan tidak dimengerti oleh audiens karena dapat menyebabkan miskomunikasi.
Power words adalah “senjata” bagi penulis agar tujuan dari tulisan mereka tercapai, dimulai dari judul, pembuka, isi, hingga penutup.
Optimalkan power words ini agar kualitas tulisanmu semakin bagus dan tujuan dari tulisanmu tercapai.
Happy writing and optimizing!
Referensi:
https://sumome.com/stories/power-words
Pada dua studi kasus sebelumnya pada Bing, ditemukan bahwa: 1. Total AI citation tidak berpengaruh…
Pernah gak sih, kamu punya sahabat yang kerjaannya ngajak nongkrong, ngobrol sepanjang hari, seakan-akan tidak…
Di dunia SEO, terdapat pendapat bahwa keyword density memengaruhi ranking atau visibilitas. Bahkan ada website…
Penggunaan AI search dan LLM makin masif, orang-orang kini tidak hanya mencari informasi tidak hanya…
Ketika mau memulai untuk optimasi SEO, kamu bisa pakai dua cara, yaitu merekrut pegawai secara…
Seorang SEO, pasti pernah request indexing manual atau minta pengindeksan secara manual ke Google Search…