Content Writing

7 Manfaat ChatGPT di Kehidupan Sehari-Hari

ChatGPT mungkin adalah salah satu terobosan terbaik di era tahun 2020-an karena banyak sekali manfaatnya. Bahkan saat rilis, langsung banyak yang memakainya. Eh tapi, meski bisa dipakai for fun, ternyata ada berbagai manfaat ChatGPT loh. Memangnya apa manfaat si AI yang suka diajak chat ini?

Disclaimer: tulisan ini tidak dibuat dengan ChatGPT.

1. Menemukan Ide Konten

Pusing karena ide tidak muncul-muncul di kepala? Jika iya, tanyakan saja ChatGPT!

Kita bisa menulis prompt seperti “berikan saya 100 ide konten untuk blog dengan niche traveling” dan akhirnya kita mendapatkan 100 ide. Praktis bukan?

2. Asisten Menulis

ChatGPT bisa jadi asisten dalam proses menulis loh. Bisa untuk melakukan translasi atau melakukan penyuntingan, bahkan tulisan dari AI ini bisa kita bandingkan dengan tulisan buatan kita. Siapa tahu ada ide tulisan yang sebelumnya tidak terpikirkan ternyata ditulis oleh si ChatGPT ini.

Jadi, ChatGPT sebagai asisten menulis kita dapat meningkatkan kualitas dari tulisan kita.

Eits, tidak hanya menulis artikel loh. ChatGPT juga bisa menjadi asisten untuk menulis report, caption, surat cinta, e-mail, atau format tulisan lain. Jadi, tidak hanya profesi penulis/editor saja yang terbantu dengan hadirnya ChatGPT.

3. Cara Cepat, Gratis, dan Efisien untuk Memproduksi Artikel

Tidak heran banyak orang yang menggunakan ChatGPT karena banyak tulisan yang diproduksi dalam waktu singkat alias cepat.

Namun, jika menjadikan ChatGPT sebagai penulis utama, banyak konsiderasi yang harus dipikirkan seperti penyuntingan ekstra dan tidak bisa menerapkan author authority.

4. Latihan untuk Memberikan Brief

Baik itu manajer atau pekerja di non media, sebagai atasan kita perlu belajar memberikan brief yang baik kepada bawahan.

Bingung mau latihan memberikan brief di mana? Coba saja latihan untuk menulis prompt untuk ChatGPT. Kalau output dari jawabannya semakin memenuhi ekspektasi, berarti kemampuan kita dalam memberikan brief juga meningkat.

5. Latihan untuk Menyunting

ChatGPT memang bisa dipakai untuk menyunting. Namun, kita sebagai manusia juga bisa melatih skill editing/proofreading kita loh. Mengapa? Karena pengetahuan dari ChatGPT itu terbatas dan bahasanya kaku, sehingga butuh editor yang sanggup menyunting dan terus me-refine tulisan hasil AI tersebut hingga terlihat mirip manusia atau bermanfaat untuk pembacanya.

Jadi, kalau mau latihan/mengasah kemampuan menyunting, pakailah output dari ChatGPT sebagai bahan latihan.

6. Curhat

Mungkin pembaca di sini ada yang pernah iseng bertanya pada ChatGPT karena stres akibat tidak ada yang bisa diajak curhat.

Sebenarnya sah-sah saja untuk curhat dengan ChatGPT. Kalau dulu mungkin yang terkenal adalah bot bernama Simsimi.

Dari curhatan, kita bisa dapat balasan dari ChatGPT tanpa orang bisa tahu, berbeda dengan media sosial yang kontennya dikonsumsi oleh publik.

Curhat dengan ChatGPT? Hal itu tidak memalukan kok.

7. Belajar Hal Baru

Percaya atau tidak, terkadang prompt atau pertanyaan random kita terhadap ChatGPT bisa memberikan wawasan baru loh.

Contohnya, dari prompt “bagaimana sejarah laut merah?” Kita bisa tahu bagaimana pembentukan laut merah serta orang-orang yang pernah melintasinya (yang tercatat dalam sejarah).

Kita tinggal membandingkannya dengan referensi kredibel untuk mengetahui apakah jawaban dari ChatGPT apakah faktual atau tidak.

Belajar hal baru ini tidak khusus untuk siswa/mahasiswa saja. Bahkan sekelas C-level/eksekutif perusahaan saja bisa membangun strategi baru dari masukan/pelajaran dari ChatGPT.

Manfaatkan ChatGPT dengan Baik

Terdapat banyak manfaat ChatGPT bukan? Namun, dari manfaatnya, kita harus lebih bijak untuk memakainya seperti kalau berprofesi sebagai content writer, maka kita tidak boleh menggunakan ChatGPT tanpa seizin atasan. Selain itu, SEO specialist juga harus hati-hati karena konten buatan ChatGPT akan termasuk teknik black hat SEO bernama auto-generated content kalau di-posting tanpa penyuntingan. Lalu, untuk siswa/mahasiswa, jangan pakai ChatGPT untuk curang dalam ujian ya!

Mari manfaatkan AI ini dengan baik, bukan justru memakainya untuk hal yang kurang beretika!

Referensi:

https://www.linkedin.com/pulse/5-advantages-disadvantages-chatgpt-frack-technologies/

 

Author

Faris Yudza Ghifari, S.Si. (Certified Impactful Writer)

Faris Yudza Ghifari. Digital Marketing & Website Associate di PrimeCare Clinic. Berpengalaman di niche kesehatan, pemasaran, dan engineering (alat laboratorium dan energi terbarukan)

Recent Posts

Kelebihan SEO – Yakin Bisnis Tidak Mau Pakai?

SEO adalah kanal yang bermanfaat untuk jangka panjang, terutama jika bisnismu butuh kanal digital marketing…

18 hours ago

Sleeping Bag sebelum Mendaki Gunung Ungaran – Pentingnya Kualitas, Sewa vs Beli, dan Pertimbangannya

Gunung Ungaran yang terletak di Semarang menjadi salah satu destinasi pendakian favorit di Jawa Tengah,…

5 days ago

Blogging di Era AI Overview dan LLM – Masihkah Relevan dan Apa Tipsnya?

Pemilik blog ini yakin, frustasi akan traffic yang tergerus karena hadirnya AI overview dan LLM…

1 week ago

Traffic Website Tinggi/Besar, tetapi Leads Sedikit? Ini Potensi Penyebab dan Hal yang harus Dilakukan!

Salah satu KPI atau target dari SEO adalah traffic website atau pengunjung, terutama dari organic…

2 weeks ago

Berapa Jumlah Maksimal Website yang Ditangani Praktisi SEO? Berikut Insight dari Praktisi!

SEO umumnya tidak hanya menangani satu website saja, terutama praktisi yang bekerja di agensi, sebagai…

2 weeks ago

Sewa Tenda Camping di Salatiga: Panduan Liburan Outdoor dan Estimasi Biayanya

Salatiga dan sekitarnya, seperti kawasan Kopeng, lereng Gunung Merbabu, Gunung Telomoyo, hingga area Danau Rawa…

2 weeks ago