Siapa di sini yang merupakan technical writer atau content writer yang sering bikin artikel tutorial? Cara menulis artikel tutorial itu intinya mudah, namun jika ada kesalahan, maka dampaknya bisa fatal.
Contohnya, tutorial di niche YMYL seperti HSE bisa jadi penentu apakah seseorang bisa selamat atau celaka.
Jadi, bagaimana cara menulis artikel tutorial?
Artikel tutorial adalah artikel yang berisi cara melakukan suatu hal secara step by step atau dengan kata lain langkah demi langkah.
Jenis artikel ini lumrah ditemukan di area perteknikan seperti HSE atau computer engineering.
Artikel tutorial yang benar itu penting karena:
Artikel tutorial itu bak tuntunan atau petunjuk bagi pembacanya ketika melakukan sesuatu.
Kalau petunjuknya benar, maka seseorang akan berhasil.
Artikel tutorial yang benar juga akan meminimalkan peluang terjadinya kesalahan yang bisa terjadi ketika menjalankan tutorialnya.
Hal ini penting di niche YMYL seperti HSE karena tutorial yang keliru dapat memicu kecelakaan kerja.
Bagian paling krusial dari menulis artikel tutorial adalah memahami audiens.
Artikel tutorial untuk ahli tentunya berbeda dengan pemula.
Untuk pemula, biasanya bahasa yang dipakai lebih umum, sementara untuk ahli, bahasa yang digunakan bisa memakai diksi teknis yang cukup berat.
Konteks juga penting dalam artikel tutorial, terutama untuk diksi ambigu yang punya banyak makna, misalnya dalam bahasa Inggris.
Sediakan konteks agar pembaca bisa paham apa maksud dari penjelasan tutorial. Seperti memberikan komentar pada kodingan. Jadi, ada tujuan serta mengapa tutorial ini harus dilakukan.
Jangan hanya angkat ini, tulis itu, tetapi sertakan juga alasan mengapa bagian dari tutorial itu mesti dilakukan serta metode alternatif jika gagal/tidak bisa dilakukan.
Karena artikel tutorial biasanya menggambarkan sesuatu yang tangibel, maka pakailah diksi yang deskriptif, sehingga pembaca bisa membayangkan dirinya sedang mengerjakan panduan yang ditulis pada artikel tutorialmu.
Kalimat pembuka artikel tutorial juga jadi kunci apakah tutorial ini bisa dipahami atau bagaimana urgensinya.
Pembukanya bisa dengan menunjukkan siapa target audiens dari artikelnya, spesifikasi/skill orang yang mau menerapkan tutorialnya, serta masalah yang bisa diselesaikan.
Dalam isi artikel tutorial, sebisa mungkin jangan pakai paragraf yang bersifat narasi.
Lebih baik dibuat pointer atau listicle dan tentunya sudah diurutkan secara runtut agar pembaca bisa melakukan tutorial secara berurutan.
Tutuplah artikel tutorial dengan kesimpulan.
Sertakan kontak pembuat artikel tutorial atau person in charge jika masih ada pertanyaan yang ingin ditanyakan atau kekurangan pada artikel tutorialnya.
Untuk penjelasan yang cukup kompleks, kita bisa mencantumkan gambar atau video agar pembacanya bisa cepat mengerti.
Kamu bisa embed video atau gambar jika diperlukan.
Terakhir, namanya artikel tutorial, pastinya harus ada referensi agar terpercaya.
Jika referensinya berasal dari dokumen internal perusahaan untuk karyawan atau dibuat oleh ahlinya. Maka cantumkanlah bahwa referensinya adalah buatan A atau ahli di kantor misalnya. Jangan lupa sertakan kontaknya.
Berikut ini adalah ciri-ciri artikel tutorial yang bagus:
Mirip dengan ciri artikel kualitas pada umumnya. Yang terpenting target pembaca bisa paham dengan artikelnya.
Judul:
Cara Membuat Anchor Text di CMS WordPress
Pembuka:
Anchor text atau teks berisi tautan adalah bagian penting dari CMS karena di sanalah penyematan tautan berupa internal link dan outbound link biasa dipakai, terutama untuk optimasi SEO serta exchange link.
Kalau kamu adalah seorang praktisi SEO atau blogger yang menggunakan WordPress, membuat anchor text adalah bagian esensial dalam pekerjaanmu. Berikut cara membuat anchor text di WordPress:
Isi:
Penutup:
Caranya mudah bukan? Membuat anchor text itu mudah, namun dampaknya bisa sangat besar bagi SEO situs kita.
Kalau anchor text-nya belum jadi, bisa jadi karena kamu salah memasukkan tautan. Karena itu, jangan lupa untuk mengecek kembali tautan yang kamu masukkan.
Terakhir, pastikan tautan dan teksnya sesuai konteks agar user experience terjaga dengan baik.
Jika ada pertanyaan, kamu bisa menghubungi 62xxxxx via WhatsApp.
Tidak perlu gambar karena sudah diperjelas target pembacanya adalah blogger dan praktisi SEO yang terbiasa memakai CMS WordPress.
Pemilik blog ini sering melihat banyak artikel tutorial karena banyak orang yang butuh informasi tentang cara melakukan suatu hal, seperti mencuci mobil, merapihkan barang, menyusun lego, dll. Sehingga menulis artikel tutorial tidak hanya penting bagi technical writer saja, tetapi juga SEO content writer.
Kalau kamu, sudah pernah menulis artikel tutorial tentang apa saja?
Pemilik blog ini pernah membuat artikel tutorial tentang:
Semoga kita bisa memberikan artikel tutorial terbaik untuk user 🙂
Referensi:
https://draft.dev/learn/technical-tutorials
Karena sekarang AI bisa membuat teks, orang-orang jadi sulit untuk membedakan tulisan AI dan manusia.…
Mendapatkan backlink secara natural pastinya sulit, tetapi rasanya sepadan. Apalagi, jika ternyata backlink yang didapatkan…
Ketika sedang ingin mengetahui siapa untuk ditanya atau rujukan bagi ilmu SEO, maka Anda bisa…
Membangun Minimum Viable Product (MVP) untuk SaaS membutuhkan infrastruktur server yang stabil sekaligus efisien dari…
Bridge dari Kebiasaan Membaca Personal Blog dan Konten Naratif Mendalam ke Pengalaman JRPG Modern: Mengapa…
Traffic website turun biasanya jadi alarm atau peringatan, terutama bagi pengurus website atau SEO specialist.…