Website

Cara Membuat Blog untuk Pemula yang ingin Mulai Blogging

Untukmu yang sedang mencari/ingin tahu/praktek cara membuat blog. Maka artikel ini adalah jawaban yang sedang kamu cari.

Artikel ini akan membahas tentang cara membuat blog, terutama untuk pemula yang baru mulai.

Yuk kita mulai garis start (membuat blog) agar finish-nya juga mantap (sukses dalam blogging)! Berikut cara membuat blog:

1. Set Tujuan Blognya

Cara membuat blog…. step pertamanya justru berkaitan dengan non teknis, yaitu tentukan apa tujuan dari blognya. Jadi, strategi dari blognya cukup jelas.

Blog tanpa tujuan itu seperti mobil yang melaju kencang tapi tidak jelas di mana destinasi/tujuan akhirnya.

Jadi, tentukan dulu apa tujuanmu blogging, baru pikirkan hal teknis.

2. Tentukan Blogging Platform/Content Management System

Yak, setelah tujuan blognya jelas. Waktunya menentukan platform untuk blogging, yaitu apa content management system-nya.

Terdapat berbagai blogging platform di dunia ini. Namun, penulis merekomendasikan WordPress karena banyak dipakai oleh orang-orang di seluruh dunia serta settingnya yang terbilang mudah.

Platform lain yang biasa digunakan adalah Blogspot dan Wix. Kamu bisa saja memakai CMS tersebut, namun harus belajar lebih banyak lagi.

3. Pilih Hosting

Blog dan situs perlu hosting untuk menyimpan situs pada sebuah server atau alamat yang unik agar pengunjung situsnya bisa menemukan situsnya dengan mudah.

Faktanya, ada blogging platform yang juga menyediakan hosting seperti wordpress.com, namun penulis merekomendasikan untuk beli hosting sendiri saja. Membeli hosting di wordpress.com itu seperti sewa rumah, sementara itu beli hosting sendiri itu sama seperti beli rumah sendiri.

Di Indonesia sendiri, ada beberapa perusahaan penyedia hosting yang lumrah dipakai oleh orang-orang, misalnya:

  • Domainesia
  • Dewaweb
  • Niagahoster
  • Hostinger
  • Exabytes
  • Rumahweb
  • Jagoan hosting

Penyedia hosting yang baik punya ciri-ciri seperti uptime rate yang tinggi, bandwith yang bagus, dan customer support tersedia 24/7.

4. Menentukan Niche Blognya

Niche blog sangat penting untuk membangun topical authority atau otoritas topik dari blognya dan agar ide konten kita tidak keluar dari jalur.

Kita harus meyakinkan user dan Google tentang sebenarnya situs kita tuh bahas apa sih? Contohnya, kalau ke OLX, kita pasti akan berpikir bahwa situs ini adalah situs jual beli barang.

Menentukan niche ini juga berpengaruh pada potensi traffic dan penghasilan.

Penjelasan lengkap tentang niche blog ada di tautan ini.

5. Menamai Domainnya

Yuk kita namai domain/blog kita!

Ada banyak cara untuk menamai domain. Namun, untuk blog pribadi, sebaiknya pakai nama sendiri saja (seperti situs ini).

Yang jelas, jangan buat nama yang aneh-aneh atau membuat situsnya sulit untuk dikenali karena mengurangi potensi direct traffic.

Penjelasan lengkap soal nama domain ada di tautan ini.

6. Menginstal Plugin dan Menentukan Theme/Desain Tampilan dari Blognya

Skill yang harus dikuasai oleh blogger salah satunya adalah mengoprek CMS, misalnya menginstal plugin dan theme/tampilan dari blognya.

Cara membuat blog di awal-awal adalah menentukan plugin dan desain/theme yang cocok.

Plugin yang direkomendasikan untuk blog, antara lain:

  • Yoast (untuk SEO)
  • Ads inserter (jika mau monetisasi dengan Adsense)
  • Author box (untuk menerapkan author authority)
  • AMP (untuk meningkatkan kecepatan loading situs)
  • Qiscus (untuk membuka kolom komentar di blog)
  • Google site kit (untuk analisa data dengan alat dari Google)

Untuk theme, coba googling saja dan cari desain yang SEO-friendly. Blog ini memakai Viomagz.

Kalau ada modal, rekrut saja web designer atau beli theme yang berbayar.

7. Memastikan bahwa Technical SEO dari Situsnya sudah Bagus

Loh belum menulis? Tentu saja belum. Langkah selanjutnya adalah memastikan bahwa technical SEO-nya cukup baik. Misalnya:

  • Arsitektur, crawl depth, dan navigasi situs yang baik (menu/kategori yang jelas misalnya)
  • Loading speed yang cepat
  • Membuat sitemap
  • Menyetor properti ke Google Search Console dan minimal mengindeks homepage blogmu
  • Menggunakan https

Bisa juga kamu melakukan site audit untuk pertama kali untuk melihat apa saja yang harus diperbaiki secara teknis.

8. Temukan Ide Konten untuk Blognya, lalu Membuat Content Plan

Technical SEO-nya sudah cukup baik, waktunya menemukan ide konten untuk blog.

Cara menemukan ide konten ada banyak, misalnya brainstorming, pakai tools, dll. caranya secara lengkap ada di tautan ini.

Setelah ide kontennya dikumpulkan, masukkan ke content plan sesuai dengan jenis kontennya (seasonal atau evergreen).

9. Membuat Artikel Pertama

Ide dan content plan rampung. Waktunya bikin artikel pertama!

Bukan Hello World loh ya! Artikel pertama ini bak batu pertama dalam sebuah bangunan. Jadi, artikel pertama sebaiknya adalah fondasi dari keseluruhan blogmu.

Kalau kamu tidak bisa menulis, rekrut content writer untuk menulis.

10. Mempromosikan Blognya

Setelah lama blogging, jangan lupa untuk mempromosikan blognya atau lakukan aktivitas off-page SEO. Contoh caranya adalah:

Promosi ini penting agar blog kita semakin terkenal. Jadi, jangan mengandalkan SEO saja! Ada banyak berbagai jenis kanal/traffic seperti direct dan social.

Jangan takut mendapatkan. Dari pengalaman penulis, sharing di Facebook saja yang berpotensi ada “orang iseng”.

11. Monetisasi Blognya

Terakhir, jangan lupa untuk monetisasi blognya. Misalnya menggunakan provider seperti Adsense, jadi tempat guest posting, menang lomba blog, dll.

Cara monetisasi blog secara lengkap ada di tautan ini!

Cara Membuat Blog itu Mudah!

Jadi, masih ragu untuk membuat blog? Cara membuat blog itu mudah loh, seperti yang telah di jelaskan di artikel ini.

Kalau masih kesulitan dalam membuat blog, terutama di bagian hosting, jangan lupa untuk mengontak bagian support penyedia hosting-nya.

Jika kamu ingin membuat blog, yuk pakai hosting yang recommended. Selengkapnya di tautan ini!

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *