Content Writing

9 Cara Mendapatkan Uang dari Menulis – Penulis Wajib Baca!

Era digital sekarang ini jelas bahwa permintaan penulis akan meningkat, terutama soal pembuatan blog, lead magnet seperti ebookdan penulis tanpa nama (ghost writer). Banyak jalan menuju roma, begitu juga cara mendapatkan uang dari menulis. Potensi income-nya sangatlah besar dan tersedia di berbagai jalur. Selain itu, uang juga jadi motivasi menulis.

Berikut beberapa cara mendapatkan uang dari menulis.

1. Bekerja di Agensi/Perusahaan

Lowongan penulis itu ada banyak sekali tersedia di berbagai perusahaan, baik itu agensi, UMKM, start-up, atau pun korporat.

Kita bisa memanfaatkan kemampuan menulis kita untuk melamar pekerjaan sebagai penulis di berbagai perusahaan. Terkadang, ada yang menginginkan nama penulisnya tanpa nama dan ada juga yang ingin nama penulis, bahkan beserta gelarnya juga ikut dicantumkan untuk penerapan Google E-E-A-T, terutama di topik YMYL.

Biasanya, lowongan penulis adalah:

Semakin luas skill set-mu, semakin besar peluang untuk diterima di pekerjaan tersebut.

Bentuk pekerjaannya bisa dalam:

  • Kartap (full time)
  • Kontrak
  • Freelance
  • Outsource

Jangan lupa untuk membuat CV yang bagus dan negosiasi gaji sebelum menerima pekerjaannya ya.

2. Content Placement/Guest Posting

Punya blog pribadi yang ramai traffic-nya dan domain authority tinggi? Hal ini bisa jadi potensi cuan loh. Banyak advertiser yang menginginkan situs dengan ciri tersebut.

Biasanya, mereka akan menawarkan penawaran berupa guest posting di situs kita untuk beriklan.

Harga content placement/guest posting ini memiliki banyak faktor, seperti:

Tulisan kita juga bisa nampang di situs lain dengan cara menjual artikel SEO siap pakai, namun biasanya nama kita tidak dicantumkan sebagai penulisnya.

3. Menulis di Situs Orang Lain

Ada cukup banyak situs yang menyediakan wadah untuk menyalurkan kemampuan menulis. Meski demikian, berbeda dengan blog pribadi yang bebas. Ada ketentuan/standar yang berlaku. Tentu saja kita harus maklum karena kita “menumpang” di situs tersebut.

Jika ingin merilis tulisan/opini di situs orang lain seperti media massa, pastikan untuk membaca baik-baik content brief yang mereka berikan.

Contoh media massa yang menyediakan wadah untuk menulis dan dibayar:

  • Mojok
  • IDN Media
  • Sediksi
  • Medium
  • Vocal Media
  • Wattpad
  • Fizzo
  • Novelme
  • Geotimes
  • UC News
  • Voxpop.id

4. Royalti

Kalau kamu menulis buku (baik itu fiksi atau pun non fiksi), kamu akan mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan royalti untuk setiap buku yang terjual.

Buku yang terbit biasanya melalui penerbit yang merupakan anggota IKAPI.

Royalti untuk penulis buku sendiri telah diatur dalam Peraturan Perundang-undangan di Indonesia.

Semakin banyak bukumu yang terjual, semakin besar juga royaltinya. Namun, jika telah mencapai treshold tertentu, maka royalti akan dikenakan pajak penghasilan.

5. Membuka Kelas Menulis/Mengajar

Mungkin kamu sudah tidak asing dengan platform kelas online di zaman ini. Nah, kamu bisa memanfaatkan platform orang lain atau membuka sendiri kelas menulis, terutama jika audiensmu telah terbentuk dan kepercayaan telah didapatkan.

Tidak hanya sekedar uang yang didapatkan, tetapi juga keberkahan karena dengan menjadi mentor, kita mengajari orang lain untuk “memancing”, bukan “memberinya ikan”.

6. Menjadi Pembicara

Menjadi pembicara pastinya termasuk cara mendapatkan uang dari menulis. Yang dibayar oleh orang lain adalah otoritas, kepercayaan, keahlian, dan pengalamanmu dalam menulis.

Biasanya, tawaran menjadi pembicara ini bisa dari alumni sekolah/kampus, brand, organisasi nirlaba, dll. dengan berbagai tujuan seperti marketing, motivasi, atau pun edukasi.

7. Mengikuti Lomba

Terdapat banyak lomba menulis di era digital sekarang ini, contohnya adalah lomba:

  • Blog
  • Esai
  • Puisi
  • Karya jurnalistik
  • Artikel
  • Cerpen
  • Novel

Tidak tanggung-tanggung, hadiah dari lomba menulis biasanya berkisar dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Bahkan ada lomba blog berhadiah gadget mahal seperti laptop, Macbook, dan HP.

Jadi, jangan sia-siakan kesempatan dalam berlomba untuk menjemput rezeki. Lagipula, jika kita menang lomba (seperti menang lomba blog), personal branding dan reputasi kita akan semakin bagus.

Bagaimana kalau kalah? Tentu saja coba terus!

8. Adsense/Pemasangan Iklan

Penulis seperti blogger pastinya tidak asing dengan cara mendapatkan uang dari menulis yang satu ini. Yaitu Adsense.

Adsense atau pemasangan iklan otomatis akan menjadi passive income penulis seperti royalti. Besar jumlahnya bergantung pada beberapa faktor seperti:

  • Cost per click iklan
  • RPM (estimasi penghasilan tiap 1000 tampilan halaman) halaman
  • Niche dari blog
  • Target negara blog
  • Seasonality

Untuk mendapatkan uang dari Adsense yang besar, diperlukan traffic yang tinggi dan optimasi iklan yang baik.

Bahkan, sebelum approval, ada banyak sekali yang harus dikerjakan, contohnya adalah memastikan bahwa tidak ada low value content.

9. Affiliate Marketing

Mungkin sebenarnya cara mendapatkan uang dari menulis yang satu ini bisa digabung dengan content placement/guest posting. Namun, biasanya advertiser yang menggunakan cara tersebut (content placement/guest posting) hanya berharap ada outbound link menuju ke situs mereka saja.

Metode ini justru menjadikan outbound link menjadi semacam affiliate link. Jadi, setiap ada orang yang mengklik tautan afiliasi, kita akan mendapatkan sejumlah uang. Cocok untuk menambah sumber passive income bukan?

Untuk menerapkan affiliate link, kamu bisa googling untuk mendapatkan data perusahaan yang sedang membuka kesempatan ini.

Banyak Cara Mendapatkan Uang dari Menulis!

Lihat, ada banyak sekali cara mendapatkan uang dari menulis bukan? Tidak hanya potensi active income seperti bekerja di perusahaan, tetapi juga passive income seperti Adsense, royalti, dan affiliate marketing.

Meski terdapat tantangan di era penulis sekarang seperti predatory pricing (memasang harga terlalu murah), kita bisa menunjukkan bahwa kita layak dibayar lebih lewat value. Contohnya, jika blog pribadi kita punya traffic dan domain authority yang tinggi, pastinya orang akan mau membayar lebih tinggi untuk guest posting.

Selain itu, menjadi penulis yang berkualitas, berintegritas, dan bertanggung jawab juga akan membuka potensi yang lebih besar. Tidak hanya mendapatkan uang dari menulis, tetapi juga diundang untuk menjadi mentor atau pun pembicara.

Semangat untuk semua penulis di dunia ini!

Author

Faris Yudza Ghifari, S.Si. (Certified Impactful Writer)

Faris Yudza Ghifari. Digital Marketing & Website Associate di PrimeCare Clinic. Berpengalaman di niche kesehatan, pemasaran, dan engineering (alat laboratorium dan energi terbarukan)

Share
Published by
Faris Yudza Ghifari, S.Si. (Certified Impactful Writer)

Recent Posts

Salah Kaprah Penerapan E-E-A-T, Tidak Sesimple Ataupun Serumit Itu!

November 2022, pekerja kreatif di seluruh dunia dikejutkan oleh hadirnya produk OpenAI bernama ChatGPT. Perusahaan…

7 hours ago

CPL (Cost per Leads) – Biaya untuk Mendapatkan 1 Prospek

Metrik di performance marketing ada banyak, salah satunya adalah CPL atau cost per leads yang…

6 days ago

CAC (Customer Acquisition Cost) – Biaya yang Diperlukan untuk Mendapat 1 Pelanggan

Dalam performance marketing, bahkan SEO. Kita bisa menghitung biaya yang harus dikeluarkan untuk mengakuisisi satu…

6 days ago

7 Perbedaan SEO dan GEO – Tidak hanya Beda di S dan G

Dengan kemunculan AI generatif, terdapat istilah baru, yaitu GEO. GEO cukup berbeda dengan SEO karena…

1 week ago

Studi Kasus GEO Indonesia dengan Local Query – Studi pada Prompt “Rekomendasi Nasi Goreng Terdekat” pada Gemini

Studi sebelumnya, pemilik blog ini menguji rekomendasi blog untuk belajar SEO. Studi dengan kueri lokal…

2 weeks ago

Studi Kasus GEO Indonesia – Studi pada Prompt “Rekomendasi Blog untuk Belajar SEO yang Memakai Bahasa Indonesia

Studi sebelumnya menyoroti bahwa GEO memberikan jawaban yang tidak selalu sama meski prompt-nya sama. Meski…

2 weeks ago