Digital MarketingKepenulisan

Posisi Rata-Rata pada Google Search Console – Makin Kecil Makin Baik?

Saat melihat report pada Google Search Console, ada metrik bernama posisi rata-rata.

Selain keyword tracking, metrik tersebut dapat digunakan untuk melihat performa SEO situs loh.

Apa itu posisi rata-rata? Yuk kita gali seluk-beluknya!

Apa Itu Posisi Rata-Rata pada Google Search Console

Dikutip dari situs resmi Google, posisi rata-rata atau average position adalah posisi atau ranking relatif dari tautan situs yang telah ranking di Google dalam periode tertentu.

Contohnya, jika ketika diketik kueri A, situsmu muncul di ranking 1, kemudian ketika diketik kueri B, situsmu muncul di ranking 3. Maka posisi rata-rata situsmu adalah 2 (rata-rata dari 1 dan 3).

Bagaimana Posisi Rata-Rata Dihitung?

Dikutip dari situs resmi Google, tautan pada situsmu harus mendapatkan impresi dari user untuk terhitung dalam perhitungan posisi rata-rata. Jika ketika user tidak melihat situsmu ketika menggunakan kueri tertentu atau tidak ada impresi, maka hasilnya tidak akan terekam.

Implikasinya, jika posisi rata-rata situsmu tidak ada atau bersimbol (-) pada Google Search Console, berarti situsmu sama sekali tidak ada impresinya alias tidak ada user yang melihatnya di Google.

Manfaat Posisi Rata-Rata bagi Praktisi SEO

a. Early Warning jika Ada Penurunan Performa SEO

Bak deteksi dini tsunami. Posisi rata-rata dapat dijadikan acuan sebagai early warning jika terjadi penuruan performa SEO.

Contohnya, dalam beberapa hari setelah update algoritma Google, terjadi penurunan posisi rata-rata. Itu bisa jadi tanda awal penurunan performa SEO, sehingga perlu dilakukan site audit secara menyeluruh.

b. Memonitor Peluang Ranking di Niche Tertentu

Terutama untuk situs baru, posisi rata-rata dapat dijadikan sebagai acuan untuk melihat seberapa besar peluang kita untuk ranking di suatu topik.

Jika posisi rata-ratanya sangat besar (di atas 10, misalnya 50), maka ada beberapa hal yang bisa dilakukan:

c. Low-Hanging Fruit

Dari posisi rata-rata kita juga bisa melihat potensi low-hanging fruit.

Coba cek kueri atau laman kita yang punya posisi rata-rata yang bagus. Besar kemungkinan topik yang kita bahas dengan posisi rata-rata yang bagus, maka peluang ranking-nya juga besar.

d. Menilai Dampak Algoritma atau Optimasi yang Dilakukan

Mau tahu apakah optimasi yang kita lakukan atau pembaharuan algoritma Google berdampak positif atau negatif? Cek saja perubahan pada posisi rata-rata.

Semakin mengeceil posisi rata-rata (mendekati 1), itu berarti terjadi dampak positif.

Apa Indikasi/Insight dari Berubahnya Posisi Rata-Rata?

a. Makin Naik (Makin Jauh dari 1)

Jika posisi rata-rata naik alias makin jauh dari 1, ada beberapa kemungkinan, yaitu:

  • Laman yang baru kita tambahkan punya ranking yang kurang bagus. Hal ini lumrah pada situs yang baru mulai dioptimasi
  • Mendapatkan penalti dari Google
  • Terjadi kesalahan/eror dalam situsnya dan memengaruhi SEO, contohnya adalah loading speed melambat dan broken link
  • Laman yang awalnya punya posisi rata-rata yang bagus mengalami deindeks
  • Penurunan impresi pencarian pada laman yang punya posisi rata-rata yang bagus. Contohnya karena perubahan perilaku user atau musim/seasonal
  • Di-outrank situs kompetitor

b. Makin Turun (Mendekati 1)

Jika posisi rata-rata turun alias makin mendekati 1, maka ada beberapa kemungkinan, yaitu:

  • Keseluruhan optimasi yang dilakukan telah membuahkan hasil yang manis
  • Laman dengan posisi rata-rata yang kurang baik mengalami deindeks atau tidak ada impresinya
  • Laman dengan posisi rata-rata yang baik mengalami kenaikan impresi
  • Mendapatkan angin segar dari perubahan algoritma Google
  • Situs kompetitor yang punya posisi rata-rata lebih baik mengalami deindeks atau tidak ada lagi di SERP

Notes: jika posisi rata-rata naik dan turun secara bergantian atau fluktuasinya berlebihan, kemungkinan terjadi Google dance.

Apa yang harus Dilakukan kalau Posisi Rata-Rata Turun/Naik/Stagnan?

a. Naik (Makin Jauh dari 1)

Jika posisi rata-rata situs kita makin menjauh dari 1, apalagi berada di orde puluhan, maka waktunya untuk menganalisa penyebabnya.

Dilihat dari indikasi, banyak sekali kira-kira faktor penyebabnya. Jadi, kita perlu mengaudit situs dan melihat keseluruhan optimasi yang dilakukan.

Jangan langsung panik dulu ketika melihat posisi rata-rata makin besar. Tetap analisa dan audit dengan tenang.

b. Turun (Makin Dekat dengan 1)

Jika posisi rata-rata makin mendekati 1. Selamat! Namun, jangan euforia berlebihan.

Cek juga mengapa situsnya mengalami posisi rata-rata yang lebih baik.

Justru, temukan low-hanging fruit dari kueri atau laman yang menjadi penunjang/posisi rata-ratanya bagus. Apalagi jika kontennya sangat berkaitan dengan konversi (kembali ke tujuan bisnisnya).

c. Stagnan

Jika stagnan dalam artian positif alias mendekati 1, maka kita tinggal mempertahankan performanya.

Kalau stagnan dalam artian negatif alias posisinya jauh sekali dari 1, maka harus ada perbaikan dan audit.

Apakah Praktisi SEO harus Memantau Posisi Rata-Rata Setiap Hari?

Jawabannya tidak perlu. Posisi rata-rata pasti akan berfluktuasi setiap harinya.

Pantau saja posisi rata-rata seminggu atau sebulan sekali, bergantung dari beberapa hal ini:

  • Perubahan algoritma Google
  • Optimasi besar yang dilakukan, misalnya content velocity yang tinggi atau baru menambah banyak laman produk serta perbaikan isu technical SEO
  • Indikasi adanya terjadi Google dance

Bagaimana Cara agar Posisi Rata-Rata makin Bagus (Mendekati 1)?

Ada banyak cara kok agar posisi rata-rata agar makin bagus, apalagi mendekati 1. Contohnya:

  • Punya nama brand yang unik dan tidak mengindeks laman lainnya pada situs (jangan dipraktekkan ya hehe)
  • Optimasi SEO secara holistik
  • Mengimplementasikan low-hanging fruit

Sebagai praktisi SEO, jangan berhenti sampai di posisi rata-rata ya. Ingat bahwa SEO adalah investasi marketing/bisnis. Pastikan bahwa optimasi yang kita lakukan sejalan dengan tujuan bisnis.

Pakai Posisi Rata-Rata untuk Menganalisa Performa SEO!

Posisi rata-rata pada Google Search Console adalah parameter yang sebaiknya tidak kita abaikan. Justru, kita harusnya memanfaatkan parameter tersebut untuk menganalisa performa SEO dan melihat peluang dalama optimasi SEO yang kita lakukan.

Posisi rata-rata yang tinggi tidak berarti buruk, terutama bagi situs yang baru dioptimasi, jadi jangan patah semangat!

Posisi rata-rata yang semakin mendekati 1 (makin kecil), itu berarti semakin bagus juga optimasi yang kita lakukan, apalagi jika ukuran situsnya sangat besar.

Happy optimizing!

Referensi:

https://support.google.com/webmasters/answer/7042828?hl=en#:~:text=(average)%20Position%3A%20A%20relative,only%20for%20Google%20Search%20results.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *