“Ah elah kalah lagi, kalah mulu, gimana cara menang lomba blog ya?” ujar A sambil mengepalkan tangannya dan sepertinya ia berniat untuk menonjok layar laptopnya setelah melihat pengumuman lomba blog/menulis yang ia ikuti. Alih-alih berhasil pecah telur, ia justru kembali kalah lomba blog dan menulis.
Apakah pernah mengalami hal yang sama seperti A? Seharusnya, setiap blogger pasti pernah merasakannya. Termasuk penulis blog ini, hehehe.
Setelah ikut 100-an lomba blog/menulis, penulis blog ini menemukan cara menang lomba blog. Ternyata, ada kuncian atau pola yang harus dituruti untuk menang.
Menang lomba blog/menulis artikel ini termasuk bagaimana caa agar artikel kita dapat bayaran tinggi.
Jadi, berikut cara menang lomba blog/menulis!
Disclaimer: cara yang dituliskan di blog ini berdasarkan pengalaman penulis selama mengikuti lomba blog (1 tahun).
Setiap lomba blog pastinya punya tema/topik masing-masing. Tugas peserta lomba adalah memahaminya dengan seksama dan menghasilkan tulisan yang sesuai dengan tema yang diberikan oleh panitia.
Memahami tema lomba yang ditulis adalah hal pertama yang harus kita lakukan. Mengapa? Karena kalau tulisannya tidak sesuai dengan tema, meski pas dengan brief, peluang menangnya akan mengecil.
Contoh: tulisan dengan tema kesehatan berupa pentingnya tidur, maka tulisan lomba yang kita buat jangan disangkut pautkan dengan sejarah.
Kita memang bisa mengetahui tema dari content brief lomba blog. Tetapi, tulisan yang kita buat jangan hanya fokus pada tema saja. Naif sekali kalau begitu.
Lihat siapa penyelenggara lomba blog/menulis yang kita ikuti. Mengapa? Karena setiap penyelenggara punya tujuan masing-masing dalam menyelenggarakan lomba. Misalnya:
Semakin dekat tulisan kita dengan tujuan dari diadakan lomba, maka semakin besar peluang juara. Jadi, cara menang lomba blog termasuk memahami tujuan lomba yang bisa diketahui dari siapa penyelenggara lomba blognya.
Cara menang lomba blog ya tentu saja mengikuti content brief lomba dari panitia.
Sepengalaman penulis, beberapa content brief ini sering ada di dalam lomba:
Setiap lomba punya content brief yang berbeda-beda, jadi, tolong diperhatikan baik-baik.
Jangan sampai sudah capek-capek menulis, tetapi tidak dianggap mengikuti lomba karena tidak sesuai content brief. Misalnya, diminta menulis di TLD, tetapi malah menulis di medium.
Daripada mencari kesalahan pemenang lomba blog, lebih baik pelajari tulisan mereka. Mengapa? Karena pasti ada alasan mengapa tulisan mereka bisa menang lomba blog, sementara tulisan kita malah kalah.
Beberapa hal ini bisa diperhatikan dalam mempelajari tulisan pemenang:
Setelah mempelajari tulisan pemenang lomba blog, penulis berhasil memenangkan 4 lomba blog/menulis pada bulan Juni 2023 kemarin.
Ingat bahwa tulisan itu subjektif dan setiap pembaca punya selera yang berbeda-beda. Begitu pula juri lomba blog, mereka juga punya preferensi masing-masing, sehingga kita hanya bisa berusaha dengan cara menulis sebaik mungkin.
Kalau penyelenggara lomba memberikan informasi tentang siapa juri lombanya, kita bisa meriset tentang riwayatnya sebagai juri.
Coba lihat tulisan lomba yang menang saat ia/mereka menjadi juri. Dari situ, kita bisa mengetahui seperti apa selera tulisannya.
Selera orang memang bisa saja berubah seiring waktu. Karena itu, jangan terlalu jauh dalam mengecek riwayatnya. Cek saja riwayat terakhir saat ia menjadi juri lomba.
Dengan mengetahui selera dari juri, kita punya peluang “berjodoh” dengan mereka, sehingga peluang menang lomba blog membesar.
Sepertinya jarang sekali lomba blog yang pemenangnya hanya sekedar menulis saja. Biasanya, di blog mereka ada beberapa tambahan seperti:
Jadi, tidak ada salahnya untuk menambah perintilan di blog/tulisan kita, kecuali panitia melarang adanya hal tersebut.
Lakukan riset secara lengkap agar tidak ada misinformasi atau kurang penjelasan dalam artikel yang diikutsertakan dalam lomba blog.
Juri juga pasti tidak mau menobatkan tulisan yang berisi misinformasi atau kurang penjelasan sebagai pemenang karena kredibilitas mereka sebagai juri dipertaruhkan.
Kalau membaca blog peserta lomba, terkadang kita melihat bahwa sebenarnya pembahasan yang ditulis hampir semua poinnya sama saja. Tentu saja hal ini akan jadi berita buruk karena tidak ada hal yang membuat blog tersebut punya nilai tambah atau keunikan.
Nah, solusinya adalah punya USP atau sudut pandang unik dalam tema yang dilombakan.
Peluang bisa menuliskan USP atau pandangan yang unik soal tema lomba blog/menulis yang ditulis itu membesar, seiring dengan:
Orang yang menulis dengan pengalaman sendiri sebagai referensi akan punya tulisan dengan kualitas berbeda dibandingkan dengan penulis yang meriset dari mesin pencari atau Chat GPT.
Bagaimana kalau tidak punya pengalaman? Jika lomba blognya soal review produk, kita bisa mencoba produknya langsung. Biasanya, perusahaan menawarkan free trial sebagai bagian dari marketing.
Kalau kita menulis tanpa editor, maka kita wajib melakukan self editing karena draft pertama dalam artikel pasti berantakan dan perlu penyuntingan.
Nah, kalau mau menang lomba blog, maka kita harus meminimalkan kesalahan dalam penulisan seperti:
Untuk itu, kita perlu memaksimalkan proses penyuntingan artikel.
Bagaimana caranya? Kita bisa melakukan pengecekan kesalahan dalam penulisan atau memakai aplikasi penyunting artikel lainnya.
Yuk sunting blog/tulisan kita dengan baik sebelum menyetorkannya ke panitia lomba blog! Tidak mungkin kan juri mau memenangkan tulisan yang ada kesalahan dalam penulisannya?
Kalah lomba blog itu pasti menyesakkan, tetapi daripada melampiaskannya dengan hal negatif, lebih baik curahkan ke hal positif seperti mempelajari pemenang, terus meningkatkan skill menulis, dan belajar lebih giat. Kondisi lomba blog pastinya tidak selalu ideal juga meski sebenarnya terkadang mungkin kita melihat ada yang lebih deserve juara. Namun, namanya tulisan pasti sesuai selera pembaca.
Special case, kalau pemenang lomba ditentukan lewat jumlah komen dan view, maka incarlah artikel dengan bahasan yang ramai volume pencariannya, tetapi hanya sedikit orang yang membahasnya dan manfaatkan jaringan yang kamu punya dalam rangka untuk minta komentar. Lupakan gengsi, minta tolong komentar di blog/artikelmu itu tidak ada salahnya. Mintalah komentar dengan sopan dan jangan lupa untuk berterima kasih kepada mereka.
Selain usaha, jangan lupa bahwa berdoa juga adalah kunci untuk memenangkan lomba blog. Mengapa? Karena rezeki itu adalah pemberian dari Allah SWT. Jadi, jangan lupa berdoa ya.
Yuk terapkan 9 cara menang lomba blog yang ditulis di blog ini! Semoga setelah membaca blog ini, kamu bisa juara lomba blog ya. Happy writing!
Terdapat berbagai jenis backlink, tidak sekedar tautan yang mengarah ke situs kita saja dalam bentuk…
Terdapat klaim bahwa CTR menurun untuk halaman yang menarget informational intent. Salah satu cara untuk…
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) telah mengubah banyak hal dalam dunia digital,…
Kamu lagi cari perusahaan shipping dan logistik untuk berbagai urusan seperti ekspor? Mau kirim barang…
Apakah bisnismu sudah menerapkan digital marketing? Jika belum, maka kamu bisa tertinggal dari kompetitor. Sekarang…
Salah satu cara agar kita punya penghasilan pasif adalah lewat investasi atau trading saham. Capital…
View Comments